Banyuwangi “KOLO SEMONO” Sajikan Sejarah, Budaya, Serta Tradisi Masa Lampau

img 20240608 wa01171112879354102673497

Banyuwangi milikrakyat.com – Pemkab Banyuwangi menggelar Banyuwangi Kolo Semono yang menyuguhkan pameran sejarah, serta budaya dan tradisi masa lampau Banyuwangi, di halaman museum Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), 3-7 Juni 2024.

Hingga hari terakhir ajang yang juga menyuguhkan beragam benda-benda bersejarah, kerajinan klasik, kuliner tradisional, serta tradisi masyarakat tempo dulu itu selalu ramai dikunjungi warga. Setiap harinya, ratusan pengunjung lintas usia selalu memadati acara. Mulai anak-anak, pelajar, hingga orang tua.

“Ajang ini merupakan bagian dari upaya untuk menyatukan masa lalu, masa kini, dan masa depan. Dengan berkumpulnya semua kalangan usia di tempat ini, semoga bisa menguatkan kolaborasi untuk membangun Banyuwangi,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat mengunjungi kegiatan tersebut, pada Jumat malam (07/06/2024).

Baca Juga  Sinergi Polresta Dengan Komunitas Jurnalis Jawa Timur (KJJT) Banyuwangi Untuk Membangun Kemajuan Daerah Melalui Jurnalistik

Secara harfiah “Banyuwangi Kolo Semono” berarti Banyuwangi pada saat itu. Ajang ini mengajak para pengunjung untuk kembali ke masa lampau.

Datang ke acara ini, pengunjung dapat menikmati ragam kuliner tradisional khas Bumi Blambangan, seperti rujak soto, kue cucur, bagiak, dan kuliner tradisional lainnya yang lestari hingga saat ini.

Pengunjung juga bisa menyaksikan pameran hasil kerajinan klasik berbahan kayu dan bambu, barang-barang antik, hingga menjajal pijat tradisional.

Beragam atraksi seni budaya, seperti tari jaranan, pertunjukan musik tradisi dan sinden, teater, serta berbagai lomba permainan tradisional yang seru juga tersaji setiap hari untuk menghibur masyarakat yang hadir.