Didukung Kementerian Kesehatan, Bupati Ipuk Fiestiandani Galangkan “Desa Bebas Nyamuk Keluarga Sehat Bebas Gerak” Cegah DBD

img 20240508 wa01002447280544452540240

Banyuwangi milikrakyat.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengajak seluruh warga turut berperan dalam pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD).

Didukung Kementerian Kesehatan, diluncurkan program “Desa Bebas Nyamuk Keluarga Sehat Bebas Gerak”

Peluncuran program tersebut dilakukan Bupati Ipuk di Kantor Kecamatan Srono, Banyuwangi, pada Rabu (08/05/2024).

Gerakan Desa Bebas Nyamuk dan Keluarga Sehat Bebas Gerak dicanangkan di 15 desa, di dua kecamatan yakni Srono dan Muncar.

“DBD bisa dicegah dengan bagaimana kita menjaga kebersihan lingkungan. Mulai dari menghilangkan genangan air yang bisa jadi tempat berkembang biak nyamuk, hingga menggunakan obat anti nyamuk. Ini perlu dijadikan kebiasaan kita,” kata Bupati Ipuk.

Program tersebut dilakukan dengan melibatkan 150 kader Jumantik (Juru Pemantau Jentik Nyamuk) setempat.

Baca Juga  Tertarik Kekayaan Geologi Puluhan Geolog Kunjungi Banyuwangi

Para kader tersebut akan dibekali materi tentang edukasi masyarakat soal bahaya nyamuk Aedes Aegypti dan menyosialisasikan cara-cara pencegahannya.

Program ini didukung Kementerian Kesehatan bersama perusahaan Fast Moving Consumer Goods (FMCG), Enesis, yang berkolaborasi meningkatkan kesadaran pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD).

Para kader juga akan memberikan secara gratis sampel lotion anti nyamuk kepada para keluarga di desa-desa sasaran.

Lebih dari itu, perusahaan yang memproduksi lotion anti nyamuk merek Sofell, juga akan menggerakkan para kader untuk mendeteksi sekaligus menangani tempat-tempat yang berisiko menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegypti.