Kembalikan Kehormatan Jurnalistik Sebagai Pilar Keempat Demokrasi

Kembalikan Kehormatan Jurnalistik Sebagai Pilar Keempat Demokrasi

Sidoarjo Milik-rakyat.com Dunia media yang terkolerasi dengan jurnalistik seperti yang diketahui adalah bagian dari pilar demokrasi yang ada di Indonesia yang memiliki peranan penting dalam membentuk citra suatu bangsa.

Pada perkembangan nya dunia media selalu mengikuti perkembangan jaman yang dialami oleh suatu bangsa. Pada era orde lama, dunia media juga berfungsi sebagai pemersatu bangsa melalui pemberitaan yang menekankan sisi nasionalisme dan informasinya.

IMG 20240625 WA0095

Pada era orde baru yang telah berubah pada era pembangunan dunia media memiliki peranan yang vital dengan pemberitaan yang inovatif. Ketika pada era moderenisasi dan digitalisasi dunia media menjadi banyak versi karena di dukung oleh teknologi. Sampai muncul anekdot no viral no justice, dan hal itu sama sekali tidak salah hanya kurang tepat sedikit jika mengikuti dan menggunakan kode etik yang dipegang teguh oleh media melalui para jurnalis yang kompeten.

Baca Juga  Hargai Perjuangan, Polresta Banyuwangi Laksanakan Ziarah Taman Makam Pahlawan Serta Tabur Bunga Laut Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-78

Sadar akan betapa pentingnya norma jurnalistik yang tersimpan pada kode etik, pengurus DPD PWMOI Banyuwangi berkesempatan untuk bertatap muka secara langsung dengan Ketua Umum DPP PWMOI H. M. Jusuf Rizal di Sidoarjo Jawa Timur di Sun Hotel Sidoarjo Jawa Timur senin 24/06/2024

Sekretaris DPD PWMOI Banyuwangi Moch Supriyanto dan Tjandra Budi Harjo Ketua Divisi Antar Lembaga Dan Luar Negeri untuk sharing langsung guna mengembalikan marwah media melalui karya dan informasi yang tepat untuk menjadi kontrol sosial,” Dunia jurnalistik yang terafiliasi dengan ragam media dalam penyampaian nya pada masyarakat yang di dukung oleh teknologi semestinya itu menjadi arahan bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan. Karena dampak negatif nya jika masyarakat tidak mendapatkan informasi yang tepat dan akurat, tentu hal ini bisa menciptakan persepsi yang bisa mempengaruhi paradigma berpikir sehingga berpengaruh terhadap perilaku,” jelas Sekretaris DPD PWMOI Banyuwangi

Penulis: Hevy Kurniawan Editor: Redaksi pelaksana