Warga Di Panderejo Diserang Nyamuk Cikungunya Mengakibatkan Tidak Dapat Berjalan Serta Kepala Terasa Berat

img 20240418 wa01707414112937548114805

Banyuwangi milikrakyat com  – Sejumlah warga di lingkungan Kemasan Kelurahan Panderejo di serang nyamuk cikungunya yang mengakibatkan tidak dapat berjalan dan kepala terasa berat.

Hal itu diungkap warga sekitar, Sebab dirinya awalnya merasakan demam kemudian memeriksa dirinya di dokter praktek setelah dilakukan pemeriksaan dia terkena gigitan nyamuk cikungunya.

“Saya sudah periksa, kata dokter saya kena nyamuk cikungunya,” kata dia, Kamis (18/04/2024).

Dia menjelaskan, beberapa hari ini yang dia rasakan setelah terkena nyamuk cikungunya badannya tersisa meriang, kepala berat, pusing, kaki lemas.

“Kata dokter indikasi terkena nyamuk cikungunya,”paparnya.

Kata dia, ada sejumlah tetangganya turut terkena nyamuk cikungunya dengan gejala yang sama dan ada juga yang sudah pulih.

Baca Juga  Wujudkan Swasembada Pangan Serda Didik Budi Prasetyo Babinsa Koramil 0825/01 Banyuwangi Bantu Petani Bersihkan Rumput Serta Gulma

“Disini juga ada beberapa orang yang sakit karena nyamuk itu (cikungunya),”pungkasnya.

Sementara Plt. Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir, dikonfirmasi melalui WhatsApp belum memberikan komentar.

Perlu diketahui, Chikungunya adalah penyakit virus yang ditularkan oleh nyamuk yang bisa menyebabkan demam tiba-tiba dan nyeri sendi yang parah. Tanda dan gejala lain termasuk kelelahan, nyeri otot, sakit kepala, dan ruam.

Tanda dan gejala chikungunya biasanya muncul dalam dua sampai tujuh hari setelah digigit nyamuk yang terinfeksi.

Sayangnya sejauh ini belum ada vaksin untuk mencegah demam chikungunya, dan tidak ada pengobatan antivirus yang efektif. Namun, penyakit ini menyebar secara terbatas dan jarang menyebabkan komplikasi serius.