Nasib Pilu Pasar Sobo Banyuwangi: Revitalisasi yang Sia-sia?

Nasib Pilu Pasar Sobo Banyuwangi: Revitalisasi yang Sia-sia?
ywAAAAAAQABAAACAUwAOw==

Banyuwangi milik-rakyat.com Dulu, Pasar Sobo Banyuwangi adalah salah satu jantung perekonomian masyarakat sekitar. Pasar tradisional yang semarak ini menjadi saksi bisu aktivitas jual beli warga. Namun, seiring berjalannya waktu, pasar yang penuh sejarah ini perlahan memudar dan kini tinggal kenangan.

ywAAAAAAQABAAACAUwAOw==

Revitalisasi besar-besaran yang dilakukan pada tahun 2015 dengan harapan mampu meningkatkan pendapatan para pedagang dan memajukan perekonomian Banyuwangi, justru berujung pada paradoks. Pasar Sobo yang ikonik lenyap ditelan modernisasi, digantikan oleh Pasar Pariwisata Terpadu yang megah.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, saat itu optimistis revitalisasi ini akan membawa dampak positif. “Hal ini membuka peluang untuk lebih banyak lagi konsumen yang datang, perekonomian bertumbuh dan aspek pendukung mobilisasi pariwisata juga ikut terfasilitasi,” ungkap Anas pada detikcom tahun 2014. Namun, harapan tersebut kini sirna.

Baca Juga  Paguyuban Supir Angkot Seluruh Pemalang Deklarasikan Dukungan dan Pemenangan Mansur-Bobby

Dilema Modernisasi: Apa yang sebenarnya terjadi? Mengapa revitalisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan pedagang justru berujung pada kegagalan? Beberapa pertanyaan kritis perlu diajukan:

Harga Sewa: Apakah biaya sewa kios terlalu tinggi sehingga tidak terjangkau oleh pedagang?

Fasilitas Pendukung: Apakah fasilitas yang disediakan di pasar baru sudah memadai?

Promosi: Apakah pemerintah daerah telah melakukan promosi yang efektif untuk menarik pengunjung ke pasar baru?

Penulis: hevy Kurniawan Editor: redaktur pelaksana