“Terus terang saja jujur yang mengetahui persoalan itu juga saya, karena saya termasuk didalamnya, awalnya memang saya tidak setuju dengan pembayaran Prona atau PTSL, karena pembayaran itu tidak jelas arahnya kemana ? Jelas, masing – masing perangkat desa itu mendapatkan bagian uang yang di pungut dari masyarakat, artinya dana tersebut yang didapat dari masyarakat dibagi – bagi dengan timnya ,”Ungkapnya kepada media.
Sementara pihak Kepala Desa Mantan (H.Saleh) tidak bisa dihubungi sebab jarak yang jauh, dihubungi melalui telpon tidak bisa karena beberapa nomor kontak media di blokir oleh-Nya.( Red/Bambang/Gusno )