Namun, ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp oleh media, pemilik mobil berpelat nomor P 444 PI yang diduga terlibat dalam insiden tersebut membantah tuduhan itu dan menyebutnya sebagai hoaks.
“Itu tidak benar. Biarkan saja aparat penegak hukum yang menangani,” ungkap pemilik mobil yang berinisial MRN, Rabu malam 30 Oktober 2024.
Masyarakat Banyuwangi berharap agar pihak berwenang segera mengambil tindakan untuk menyelidiki insiden ini secara transparan. Penggunaan senjata api dalam situasi yang seharusnya bisa diselesaikan secara damai dianggap sebagai tindakan berlebihan yang tidak dapat ditoleransi. Warga pun meminta aparat penegak hukum untuk segera menindaklanjuti laporan ini agar keadilan dan rasa aman masyarakat tetap terjaga.
“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami menunggu tindakan tegas dari aparat hukum agar tidak ada lagi kejadian yang mengancam keamanan publik,” ucap salah seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan.
Pihak berwenang diharapkan segera melakukan investigasi menyeluruh untuk memastikan kebenaran dari laporan ini. Klarifikasi dari pihak terkait dan penanganan yang tegas akan sangat membantu dalam meredakan keresahan masyarakat di Banyuwangi. (Red/Team)