Kemenag Banyuwangi Gelar Donor Darah, Peringati HAB Kemenag Ke-79

Kemenag Banyuwangi Gelar Donor Darah, Peringati HAB Kemenag Ke-79

Agus S., salah satu staf Palang Merah Indonesia (PMI) yang bertugas dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa antusiasme peserta di lingkungan Kementerian Agama Banyuwangi sangat tinggi. “Di sini, para pendonor selalu aktif dalam kegiatan seperti ini. Ini menunjukkan kesadaran yang luar biasa akan pentingnya donor darah,” katanya.

Menurut Agus, setidaknya ada lebih dari 79 kantong darah yang berhasil dikumpulkan dalam acara tersebut. Jumlah ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan darah di rumah sakit, khususnya di wilayah Banyuwangi. “Setiap tetes darah sangat berarti, terutama bagi pasien yang membutuhkan transfusi secara mendesak,” tambahnya.

Kegiatan donor darah ini berlangsung tertib dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Sebelum mendonorkan darah, peserta diwajibkan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan, seperti pengukuran tekanan darah dan tes hemoglobin. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa pendonor berada dalam kondisi sehat dan layak untuk mendonorkan darah. Selain itu, PMI juga menyediakan fasilitas lengkap untuk memastikan kenyamanan para pendonor, termasuk tempat istirahat dan konsumsi ringan setelah proses donor darah selesai. “Kami ingin para pendonor merasa nyaman dan aman selama proses ini,” ujar Agus.

Baca Juga  42 Mahasiswa Universitas Islam Ibrahimy Banyuwangi Resmi Diterjunkan Dalam Program PPL

Donor darah adalah salah satu bentuk nyata dari kontribusi sosial yang memberikan dampak besar. Menurut data PMI, setiap kantong darah dapat menyelamatkan hingga tiga nyawa. Dalam kondisi darurat seperti kecelakaan, operasi besar, atau pasien anemia berat, darah yang didonorkan sangatlah berharga.