Banyuwangi milik-rakyat.com Komisi III DPRD Kabupaten Banyuwangi menggelar Rapat Kerja (Raker) perdana membahas Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun 2025 di Ruang Gedung DPRD Banyuwangi, pada Rabu (09/10/2024). Dalam rapat tersebut, materi pembahasan utamanya menyoroti kontribusi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Banyuwangi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Rapat kerja yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, Febry Prima Sanjaya, diikuti oleh anggota DPRD dan jajaran direktur PUDAM Banyuwangi.
Ketua Komisi III DPRD Banyuwangi, Febry Prima Sanjaya, menegaskan pentingnya mengevaluasi kinerja PUDAM Banyuwangi selama tahun 2024, serta memetakan rencana kerja perusahaan kedepan untuk memastikan kontribusi yang lebih signifikan bagi daerah.
“Kami ingin menggali data kinerja PUDAM tahun 2024, dan menilai sejauh mana perusahaan ini telah memenuhi targetnya. Hal ini penting, agar kita bisa menyimpulkan apakah kinerja PUDAM sudah sesuai harapan atau belum,” ujar Febry.
Dalam rapat tersebut, Direktur PUDAM Banyuwangi, Abd. Rahman, memaparkan bahwa saat ini perusahaan telah melayani 81.637 pelanggan, dengan jumlah karyawan sebanyak 100 orang. Rata-rata tarif air yang diberlakukan sebesar Rp 3.268 per meter kubik, dan tingkat efektivitas penagihan mencapai 98 persen. Namun, cakupan pelayanan PUDAM Banyuwangi baru mencapai 25 persen dari total wilayah yang menjadi target pelayanan.