“Saya mendesak Kapolresta Banyuwangi, Dinas Lingkungan Hidup, dan Forkopimda Rogojampi untuk segera bertindak. Kami tidak akan berhenti hingga masalah ini diselesaikan,” kata Abi dalam unggahan TikTok IWB, Kamis (03/10). Namun ketiadaan respons dari instansi tersebutlah yang mendorong IWB serta jajaran lainnya untuk bergerak lebih lanjut.
Dalam perjalanannya ke Jakarta, IWB akan menyuarakan aspirasi masyarakat Banyuwangi yang merasa dirugikan oleh aktivitas tambang yang tidak bertanggung jawab. Mereka juga menuntut transparansi terkait izin operasi tambang tersebut. “Jika berijin, mengapa reklamasi tidak dilakukan? Jika tidak ada izin, siapa yang bertanggung jawab atas kerusakan ini?, “ujar Abi Arbain.
Herman Atmaja menambahkan, “Kami sudah menyiapkan segala akomodasi untuk keberangkatan tim ke Jakarta. Kami berkomitmen penuh untuk menyelesaikan masalah ini”,
Komunitas IWB berharap langkah mereka dapat memicu perubahan yang signifikan dan memastikan penegakan hukum berjalan tanpa tebang pilih. Komunitas IWB akan terus mengawal kasus tambang ini hingga tuntas demi kebaikan dan kelestarian alam bumi tercinta Banyuwangi.
(Red/Team)