Kemudian pada tanggal 17 Mei 2024 Elda kembali diajak bertemu oleh Jainuri dilokasi rumah yang akan dibeli dan disana Jainuri menyampaikan bahwa disuruh Mulyono untuk meminta tambahan DP pembelian rumah tersebut pada Elda. Bahkan Elda juga dipertemukan oleh penghuni rumah tersebut yang bernama Muradi, dan tanpa rasa curiga Elda kembali mentransfer uang sebesar Rp. 5 juta ke rekening Jainuri, saat hendak pulang Jainur mengajak Elda untuk pergi ke notaris bersamanya. Namun alih-alih pergi ke notaris Elda justru diajak Jainur ke salah satu hotel yang ada di Jalan Kedung Cowek, dengan dalih untuk bertemu Mulyono.
“Iya memang benar disana ada Mulyono, tapi kenapa harus bertemu nya dihotel? Kenapa tidak ditempat lain. Tapi tetap saya temui dan saya tanya tujuannya apa saya disuruh datang kesini? Dan disana Mulyono meminta kepada saya uang tambahan pembelian rumah sebesar Rp 50 juta ke rekening Jainuri,” ujar Elda saat ditemui, Jumat (15/11/2024).sambungnya.
Malam harinya Elda kembali dihubungi Mulyono yang meminta tambahan uang sebesar Rp. 50 juta dan menyuruhnya untuk mentrasfer uang tersebut ke rekening istrinya yang bernama Nurhayati.
“Malamnya setelah tadi ketemuan yang saya diajak ke hotel itu Mulyono menghubungi saya nyuruh transfer uang 50 juta ke rekening istrinya. Ya gak ada curiga saya transfer ke rekening yang dikasih itu,”sambungnya.
Lalu keesokan harinya Elda didatangi Mulyono dan disana Mulyono meminta rumah tersebut segera dilunasi dengan total pelunasan Rp. 80 juta dan Elda pun mengiyakan ia mentransfer uang sebesar Rp. 78 juta kerekening Nurhayati dan sisanya diberikan secara tunai oleh Elda.