Banyuwangi milik-rakyat.com Ketersediaan air irigasi sangat penting dalam pertanian. Terutama pada musim kemarau seperti sekarang ini. Berbagai upaya dilakukan Pemkab Banyuwangi melalui Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi guna memenuhi kebutuhan air pertanian tercukupi.
Dalam rangka memastikan ketersediaan air pertanian tercukupi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Kabupaten Banyuwangi Guntur Priambodo, meninjau langsung debit air di Waduk Bajulmati.
Guntur mengatakan debit air di Waduk Bajulmati yang berada di perbatasan Banyuwangi – Situbondo itu masih mencukupi hingga musim hujan mendatang.
“Debit air di MK (meter kubik) 2 masih mencukupi untuk mengairi baku sawah yang ada sampai dengan musim tanam yang akan datang,” kata Guntur, pada Senin (02/09/2024).
Selanjutnya mengenai kondisi peralatan, sarana dan prasarana waduk, Guntur menyampaikan bahwa berdasarkan hasil tinjauannya tidak ada kendala.
“Ada tiga pompa intake, dua bisa operasi, sedangkan yang satu dalam pemeliharaan, jadi tidak ada kendala,” urainya, kepada BWI24Jam.
Waduk Bajulmati ini difungsikan untuk menjamin pasokan air irigasi ke lahan pertanian seluas 1.800 hektar di Kabupaten Banyuwangi, dimana 600 hektar di antaranya merupakan lahan pertanian baru di Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi.
Air dari waduk ini dialirkan ke Bendung Bajulmati untuk kemudian diteruskan ke saluran-saluran irigasi tersier guna mengairi lahan-lahan pertanian. (Red/Team)