Selain itu, Pemkab juga berupaya untuk memunculkan penenun-penenun kain Wastra Using dengan berkolaborasi bersama sang Maestro. Beberapa waktu lalu, Bupati Banyuwangi menemui Siami untuk menilik proses pembuatan tenun tradisional tersebut. Bahkan Pemkab berencana akan menggelar pelatihan untuk penenun-penenun muda dan mengajak para desainer untuk mempopulerkan kain tenun buatan Siami.
Pemerintah Kabupaten Banyuwangi mengapresiasi upaya masyarakat suku Osing dalam merawat tradisi mocoan Lontar Yusuf. Tradisi yang diwariskan dari generasi ke generasi itu, juga telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda sejak 2019. (Red/Team)