“BEC terdiri dari rangkaian event dari mulai dari 10 – 14 Juli. Parade kostum, grand carnival akan dihelat 13 Juli. Ratusan talent dengan varian kostum karnaval yang megah dan menawan akan berjalan sejauh 2 Km di sepanjang jalan protokol Banyuwangi,” ujar Mujiono.
Selama bulan Juli, Banyuwangi juga dimeriahkan dengan beragam atraksi budaya. Seperti Keboan Aliyan 14 Juli, Kebo-Keboan Alasmalang dan Petik Laut Muncar yang digelar pada 21 Juli.
International Tour de Banyuwangi Ijen, menjadi event yang paling ditunggu di bulan Juli ini. Tour de Ijen yang digelar 22-25 Juli ini diikuti 20 tim dari 9 negara.
“Setelah 4 tahun vakum karena pandemi, Tour de Ijen kembali digelar dan masuk kalender UCI (persatuan balap sepeda internasional),” ungkapnya.
ITDBI tahun ini akan melintasi jalur sepanjang total 632 kilometer (km) yang terbagi dalam empat etape. Yakni etape satu rute Tegalsari – Kantor Pemkab Banyuwangi, etape dua Alas Purwo – Kantor Pemkab Banyuwangi, etape tiga Dusun Kakao – Kantor Pemkab Banyuwangi, dan etape terakhir Pantai Boom – Paltuding, Ijen.
Di penghujung bulan, Banyuwangi akan dimeriahkan event Memengan Tradisional 27 Juli dan Muharram Ceria 31 Juli.(Red/Team)