“Diharapkan program jelajah gizi 2024 ini dapat mendukung kinerja menuju Indonesia Emas 2045, dimana kecukupan gizi dan pengelolaan sumber daya menjadi prioritas demi hasil yang maksimal dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Amir Hidayah menyampaikan, apresiasi kepada Danone Indonesia yang telah menyelenggarakan event Jelajah Gizi di Banyuwangi sebagai sarana edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya meningkatkan asupan nutrisi bersumber pangan lokal, nutrisi seimbang, hidrasi, dan air minum yang sehat untuk mencegah masalah gizi seperti stunting, wasting, dan underweight.
“Jelajah gizi ini merupakan salah satu bukti dukungan terhadap upaya pemerintah dalam mengatasi stunting. Hal ini sejalan dengan upaya menurunkan angka stunting melalui program Banyuwangi Tanggap Stunting,” ujarnya.
“Selain itu, program ini juga mempromosikan kekayaan makanan khas Banyuwangi seperti Nasi Tempong, Rujak Soto, Ayam Kesrut dan sebagainya yang tinggi nilai gizinya,” pungkasnya.
(Red/Syaiful Basir)